Beranda / Sumsel / Reses Perseorangan Tahap II, H Tabrani Terima Berbagai Aspirasi dari Warga Taba Pingin dan Siring Agung

Reses Perseorangan Tahap II, H Tabrani Terima Berbagai Aspirasi dari Warga Taba Pingin dan Siring Agung

LUBUKLINGGAU,- Persoalan drainase Akibatkan Banjir di RT 05  Kelurahan Taba Pingin yang memicu genangan air serta Permasalahan Tumpukan Sampah Di RT 03 Siring Agung menjadi aspirasi utama warga dalam reses perseorangan Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Fraksi Partai PKS, H Tabrani, yang digelar di Jalan Ramayana , Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Senin (20/7/2026).

Reses tersebut dihadiri Lurah Taba Pingin, Ketua RT Kelurahan Taba Pingin, Ketua RT Kelurahan Siring Agung, Ketua Lembaga Adat, Ketua LPM, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Dalam sambutannya, H Tabrani menegaskan bahwa reses merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang menjadi kewajiban setiap anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Melalui reses ini kami turun langsung menemui masyarakat agar setiap persoalan yang disampaikan dapat diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD, baik dalam bentuk program pembangunan maupun Pokok-Pokok Pikiran (Pokir),” ungkap H Tabrani.

Dalam sesi dialog, mayoritas warga mengeluhkan kondisi drainase yang dinilai tidak lagi mampu menampung aliran air sehingga sering menyebabkan genangan saat hujan turun.

Menanggapi hal itu, H Tabrani memastikan usulan perbaikan saluran drainase akan menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan melalui Pokir DPRD Kota Lubuklinggau.

“Permasalahan drainase menjadi aspirasi utama masyarakat pada reses kali ini. Insya Allah akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran pemerintah daerah. Harapannya, persoalan banjir dan genangan yang selama ini dikeluhkan warga dapat segera teratasi namun pada saat di bangun Warga harus bergotong Royong untuk menjaga agar tidak rusak kembali, ” katanya.

Aspirasi lain yang mencuat adalah mengenai Limbah tumpukan sampah di Kelurahan Siring Agung yang dinilai berdampak hingga merusak pemandangan.

“Yang menjadi perhatian kita adalah bagaimana harus saling menyadarkan diri buanglah sampah pada tempat yang telah di siapkan pemerintah, mengingat fasilitas yang telah dibangun pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai keberadaannya justru menyulitkan ,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Harsoni Ketua RT 3 Siring Agung menyampaikan aspirasi mengenai Penebangan Pohon Kelapa Sawit yang di anggap merugikan warga Siring Agung hanya menerima tumpukan sampah semetara hasil panen di ambil pihak lain.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kanik Sapaan Akrabnya menyatakan akan membantu masyarakat dalam penebangan pohon sawit  dan butuh bantuan seluruh warga Siring Agung berkoordinasi dengan instansi terkait agar langkah-langkah dapat segera dilakukan.

“Kami menerima usulan masyarakat terkait penebangan pohon Kelapa Sawit, namun Warga, Ketua RT hingga Lurah Siring Agung kompak dan sepakat. Agar nantinya pada saat pengusulan tidak ada kendala, ” Ungkapnya.

Di akhir kegiatan, H Tabrani berharap reses tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi ruang komunikasi yang efektif antara masyarakat dan wakil rakyat sehingga setiap program pembangunan benar-benar menjawab.

“Saya sampaikan mengenai aspirasi yang saya Terima pada 2025 lalu insyaallah terealisasi pada anggaran 2026 semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat, ” Akhirnya. (Wito)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *